Skip to main content

Makan Berlebihan Saat Emosi Jangan Dibiarkan, Hentikan dengan Cara Ini

Hayooo siapa disini yang selalu makan berlebih saat emosi ??? ketahuan deh hehehe, mungkin cara ini ampuh untuk menghilangkan emosi,  tetapi hati-hati temen ini bisa berdampak buruk juga loh buat kesehatan temen-temen. gak percaya ?? baca aja artikel yang admin kutip dari https://www.alodokter.com/.


Emotional eating adalah makan berlebihan saat dalam kondisi emosional, tanpa disertai rasa lapar. Seseorang biasanya akan makan secara emosional untuk melupakan kesedihan atau masalah yang sedang dihadapi. Jika dibiarkan terus menerus, emotional eating dapat menyebabkan obesitas.


Cara Menghentikan Emotional Eating

Ini beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghentikan emotional eating:


  • Temukan pemicu stres

Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah menemukan penyebab stres. Coba tulis pada buku catatan untuk mengenali pemicu stres. Misalnya makanan apa saja yang kamu makan, perasaan apa yang kamu rasakan, dan hal apa yang kamu pikirkan saat makan. Dengan cara ini, kamu bisa mencari tahu apa yang menjadi pemicu stres, misalnya karena ditinggal pasangan, bertengkar dengan teman, atau stres di tempat kerja.

  • Cari aktivitas untuk mengalihkan perhatian

Setelah mengetahui hal yang memicu stres, kamu bisa mulai memikirkan cara untuk mengatasinya, selain makan. Misalnya, bercerita kepada teman, mengerjakan hobi, membaca majalah, mendengarkan musik, dan bermain game. Isi waktu dengan mengerjakan hal-hal yang kamu sukai untuk melupakan sejenak masalah yang sedang kamu hadapi dan mencegah makan. Lebih baik lagi jika kamu bisa mengisi waktu untuk berolahraga.

  • Mulai berolahraga

Olahraga juga bisa menjadi pilihanmu untuk menghentikan emotional eating. Olahraga bermanfaat untuk menurunkan risiko insomnia dan mengurangi stres yang sedang kamu rasakan. Yoga dan meditasi juga bisa menjadi pilihan cara yang tepat untuk mengatasi stres yang kamu rasakan.


Artikel Menarik lainnya 




  • Hargai diri sendiri

Kadangkala, menghargai atau mencintai diri sendiri merupakan hal yang sulit untuk dilakukan. Namun, cobalah untuk terus belajar menerima dan mencintai diri sendiri. Kamu berhak sehat dan bahagia dengan caramu sendiri. Kamu juga perlu menyadari bahwa makan secara emosional hanya akan berakibat buruk bagi tubuh.


  • Tarik napas panjang

Menarik napas panjang mungkin terlihat sederhana. Namun, cara ini bisa kamu lakukan sebelum memutuskan untuk mengonsumsi makanan. Dengan menarik napas panjang, pikiranmu akan lebih tenang dan bisa lebih bijak dalam menentukan makanan yang akan dikonsumsi.

  • Konsumsi sayur atau buah

Saat stres seseorang cenderung mengonsumsi makanan dengan kalori tinggi, seperti cokelat, es krim, kue, permen, dan keripik, untuk menenangkan diri. Sebagai gantinya, kamu bisa mengonsumsi makanan sehat, seperti buah, sayur, atau makanan rendah kalori Namun, tetap batasi konsumsinya ya, jangan sampai berlebihan.

Cara lain yang dapat kamu lakukan untuk menghentikan emotional eating adalah dengan menghadapi masalahmu. Makan secara emosional hanya menjadi pelarian sementara dan tidak akan menyelesaikan masalah, malah dapat menimbulkan masalah baru atau rasa bersalah setelahnya. Meski kadang tidak mudah, namun kamu harus berani menghadapinya. Jangan ragu juga untuk konsultasi ke psikolog untuk membantu mengatasi stres yang sedang kamu alami.


nah sekarang sudah tau kan , hayoo gimana tuh temen-temen ??, berita ini admin kutip dari https://www.alodokter.com/. terima kasih alo dokter.

Sumber :
https://www.alodokter.com/makan-berlebihan-saat-emosi-jangan-dibiarkan-hentikan-dengan-cara-ini

Comments

Popular posts from this blog

Agar Tak Mengancam Kesehatan, Ini Durasi Aman Gunakan Ponsel

Tak bisa dipungkiri bahwa ponsel sekarang sudah menjadi barang yang melekat di keseharian kita. Sejak bangun tidur hingga mau tidur lagi, rasanya mata dan tangan kita tidak lepas dari ponsel. Sebenarnya, berapa lama durasi pemakaian ponsel yang aman untuk kesehatan? Sekretaris Jenderal Asosiasi Internet of Things Indonesia Digital Society, Fita Maulani menyebutkan, Riset International Data Corporation (IDC) di 2018 menunjukan 80 persen pengguna ponsel pintar bahkan mengecek layar ponsel dalam waktu lima menit setelah bangun. Baca: Kebiasaan Beraktivitas dengan Ponsel Sebelum Tidur Bisa Akibatkan Masalah Kesehatan Sementara data olahan Asosiasi Pengguna Jasa dan Internet Indonesia (APJII) selama 2012-2018 juga menunjukkan, pengguna internet Indonesia terus bertambah. Kenaikan tertinggi terjadi pada 2014 ketika layanan 4G masuk ke Indonesia. Angkanya mencapai 50,6 persen. Setelahnya, kenaikan mencapai rata-rata 8-10 persen per tahun. Hingga data terakhir menunjukkan, 143,2...

Rumahmu Berhantu? Jangan Khawatir, Usir dengan 5 Hal ini

Gambar ilustrasi (Hantu) via - kejadiananeh.com Sebagian masyarakat Jawa kuno, memang dikenal punya kepercayaan yang terkadang di luar nalar. Dari mulai mitos, takhayul sampai ritual-ritual khusus yang diyakini bisa mengusir makhluk halus dari rumah. Konon katanya, di setiap rumah pasti ada "penghuni" yang tak kasat mata, yang biasa kita menyebutnya hantu. Gambar ilustrasi (Hantu) via - medan.tribunnews.com Semua orang tentunya tidak ingin bila rumahnya dihuni para hantu. Tenang, menurut kepercayaan masyarakat jawa, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusir makhluk halus dari rumah. Dilansir dari laman idntimes.com (24/12/2018) inilah 5 hal yang diyakini bisa membantu mengusir hantu atau setan yang menganggu di rumah. 1. Memelihara angsa Sumber gambar : idntimes.com Menurut cerita yang beredar luas di masyarakat, hewan angsa atau banyak dalam bahasa jawa (tengah), dipercaya bisa menjauhkan rumah kita dari segala macam makhluk halus. Konon kat...

Sebenarnya, Program Keluarga Berencana (KB) Itu Apa, Sih?

Masih ingat dengan seruan “Dua Anak Lebih Baik” yang jadi moto program Keluarga Berencana (KB) sejak akhir tahun 70-an?  Moto ini sangat membekas di benak masyarakat meski kampanyenya itu sendiri sempat meredup setelah era reformasi. Nah berhubung saat ini pemerintah berwacana untuk kembali menggalakkan kembali program KB, yuk cari tahu dulu tentang maksud dari program tersebut beserta manfaat keluarga berencana dari kacamata medis. Apa itu program keluarga berencana? Keluarga Berencana atau yang lebih akrab disebut KB adalah program skala nasional untuk menekan angka kelahiran dan mengendalikan pertambahan penduduk di suatu negara. Sebagai contoh, Amerika Serikat punya program KB yang disebut dengan Planned Parenthood. Program KB juga secara khusus dirancang demi menciptakan kemajuan, kestabilan, dan kesejahteraan ekonomi, sosial, serta spiritual setiap penduduknya. Program KB di Indonesia diatur dalam UU N0 10 tahun 1992, yang dijalankan dan diawasi oleh Badan Kependuduk...